Netherlands Architecture Institute

Netherlands Architecture Institute

Tentang Hasil Karya

Perjalanan dalam pencapaian membuat desain arsitektural senantiasa melalui proses pemikiran dan simulasi yang sangat panjang. namun, kerap kali produk proses perjalan panjang itu hanya berakhir di tong sampah. Terlepas apakah sebuah karaya telah bermetamorfosis menjadi bangunan atau hanya berwujud lembaran kertas gambar maupun model tiga Dimensi, penghargaan terhadap proses pencarian tersebut dirasa sangat kurang, terutama di Indonesia.

Kondisi sangat berbeda terjadi di Belanda. negeri ini sangat mengerti bagaimana menghargai karya arsiteknya. tak peduli karya tersebut berwujud bangunan atau hanya konsep pemikiran, apabila memiliki nilai arsitektur yang baik, maka wajib untuk di dokumentasikan. dan Netherlands Architechture Institute lah yang menjadi wadah berbagai karya arsitektural dinegeri kincir angin itu. NAI adalah bangunan yang berperan penting dalam merekam berbagai perjalanan arsitektur dinegeri belanda.

Site Plan

Konsep

Penampilan bangunan utama yang berfungsi sebagai loby dan auditorium terlihat sangat menonjol dengan pemilihan material kaca fasad bangunan serta penggunaan elemen garis yang memodifikasi bangunan. konsep ini dikembangkan dengan maksud menampilkan bangunan yang terkesan ringan dan melayang diatas permukaan air. ketika berada didalam loby, pengunjung ditawari memasuki fasilitas lain auditorium, galeri, ruang arsip, maupun cafe melalui sebuah petunjuk arah yang tampil menarik dan informatif. layaknya kesan fisual pada fasad bangunan. loby juga dikondisikan memberi pencitraan yang serupa. penggunaan elemen garis dan material kaca masih mendominasi desain interiornya.

Kesimpulan

Secara keseluruhan, kehadiran NAI sangat representatif, baik secara fungsional maupun secara visual arsitektural. NAI mampu menampung berbagai karya arsitektur dalam tiga peran yang dimainkannya, yaitu sebagai PERPUSTAKAAN yang mengoleksi buku-buku Arsitektur, sebagai ruang arsip yang mendokumentasikan berbagai karya arsitektur, serta sebagai GALERI dan AUDITORIUM yang memamerkan dan mendiskusikan berbagai karya dan persoalan arsitektural, baik dalam wujud dua dimensi maupun tida dimensi.

Sumber :
Surat Kabar Kompas
Penulis : Parmonangan Manurung
Dosen Jurusan Arsitektur
Universitas Kristen Duta Wacana, Yogyakarta

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Show 10 Comments

10 Comments

  1. Thanks for following my blog.. Hope we could partnership in the future. I will write something about your blog and you will write something about my blog also in return, it’s some kind of a recommendation. Thanks again my friend.. 😉

  2. Anonim

    keren niyh buat aristek…oh ya mas,,affiliate dari co.cc yang punya mas id nya ga bener tuh..ntar ga dapet komisi lagi…hehehe…

  3. @ Klikdana
    Gak bermaksud cari uang kok bos, cuma sekedar pasang affiliate aja,,, hohoho,,,

  4. Anonim

    keren
    saya dulu sempat pingin jadi arsitek
    tapi apa daya..

    eh, arsitektur paling mantap umumnya belanda ya?
    kalo negara2 arab kekmana? kan banyak bangunan unik di sana

  5. @ Cengkunek

    Beuh,,,, kenapa gak jadi mau jadi arsitek,,,?

    Ya, bangunan arsitektur yang ada dibelanda memang unik contohnya tidak usah jauh2, banyak sisa bangunan belanda yang berada dikota bandung,,,

  6. Anonim

    arsitektur …
    seni yang megah sekali…

  7. @ Abdee
    Salam kenal juga,,,

    @ Suryaden
    Selain seni arsitektur juga mengandung unsur teknologi mas,,, hihiih… 😀

Leave a Reply